Tulisan ini bagian dari koreksi artikel sebelumnya “PK-SAM, Satu Registrasi Tiga Pesawat Berbeda”, ternyata ada empat pesawat yang memiliki registrasi ini.

Berawal dari komentar Ferry B di artikel yang sama, penulis menelusuri keberadaan dan foto dari pesawat keempat. Ternyata benar adanya, PK-SAM digunakan oleh pesawat ringan/latih mula Tecnam P96 Golf. Dari sebuah blog reginaldsigarlaki.blogspot.com tampak foto Tecnam P96 Golf beregistrasi PK-SAM di Bandara Syamsudin Noor. Di ekor pesawat terlihat logo Pegasus Aero Club Indonesia. Sepertinya pesawat buatan Italia ini merupakan milik salah satu anggota di sana.

Pegasus Aero Club Indonesia dikenal sebagai wadah bagi para pecinta penerbangan umum/general aviation dan atlit dirgantara. Berbagai jenis ultralight dan paramotor menginduk di klub ini. Selain dipakai sendiri, Pegasus Aero Club Indonesia menyediakan jasa terbang bagi para peminat olahraga dirgantara termasuk menjual peralatannya.

Tecnam P96 Golf, pesawat keempat yang punya registrasi sama PK-SAM.
Tecnam P96 Golf, pesawat keempat yang punya registrasi sama PK-SAM.

Khusus untuk Tecnam P96 Golf  PK-SAM ini selain dipakai sendiri, juga dalam rangka menjual ke sekolah-sekolah pilot di seluruh Indonesia. Didaftarkan sebagai pesawat PK- kemungkinan besar agar perizinan mudah didapat dan mendapat kepercayaan dari calon konsumen. Distributornya yang berkantor di Kelapa Gading, Jakarta tidak hanya menawarkan P96 Golf tapi produk-produk buatan Tecnam lainnya seperti P92 dan P2004 yang memiliki desain sayap tinggi (high wing).

Foto ini diambil pada tahun 2012 sesuai informasi pada blog itu dan diunggah setahun kemudian, atau usia foto ini lebih dari lima tahun yang lalu. Sepertinya pesawat sayap rendah (low wing) berkursi ganda ini sudah tidak ada lagi di Pegasus Aero Club Indonesia dan sampai saat ini tidak ada operator Tecnam P96 Golf di sekolah pilot, masih lebih memilih tipe Cessna 172 sebagai pesawat latih mula terlaris di dunia.

Mengikuti era Hindia Belanda, prefiks S dalam registrasi ditujukan untuk pesawat-pesawat ringan kelas sport/olahraga. Saat ini setiap pesawat berprefiks S masuk ke aeroclub dan juga menjadi bagian dari FASI (Federasi Aero Sport Indonesia). Kalau nantinya ada pesawat beregistrasi PK-SAM lagi, dipastikan jenisnya tidak jauh-jauh dari pesawat sport. (Aviahistoria.com, Sejarah Penerbangan Indonesia)